BAIM a PRS International Artist

Gitaris Indonesia Masuk di Jajaran International Artist PRS Guitar !

Dengan bangga Hiendguitar mengumumkan Baim sebagai International Artist PRS Guitars mewakili Indonesia. Nama Baim terpilih dan terpampang di website PRS guitar bersama beberapa nama gitaris dari belahan bumi yang lain, seperti :Santana,John mayer, zack myers dan lain lain

Nama Baim sebenarnya terpilih melalui proses yang cukup panjang, karena harus diputuskan langsung oleh tim PRS guitars di Maryland, USA.

Bagi penggemar musik di Indonesia, Baim adalah nama yang sudah tidak asing dan sudah berkarya secara konsisten selama lebih dari 20 tahun. Dimulai dengan rilisan perdananya , sebuah album bersama Ada Band di tahun 1996. Setelah menghasilkan beberapa hits bersama Ada, Baim melanjutkan karir solonya ditahun 2002, dengan merilis album solo pertamanya berjudul Fresh, dengan bermodalkan beberapa album solo berikutnya hingga di akhir 2019 ini dengan single duetnya bersama Rendy Pandugo dan Sandhy Sondoro, nama Baim sudah melekat sebagai gitaris sekaligus penyanyi di Indonesia.

Karir Baim sebagai gitaris semakin diperkuat ketika Baim bersama teman temannya ; Ariyo Wahab, Nugie dan Pongki Barata , membentuk The Dance Company yang menghasilkan hits besar seperti Papa Rock N Roll dan Coba Kau Bayangkan.

Tanpa pernah mau membatasi diri, Baim sempat merilis juga album solo gitarnya yang berjudul Chaotic Gemini yang berisikan lagu lagu instrumental gitar sebagai bahan baku utama. Baim juga mengembangkan musikalitasnya dengan merilis album bersama Jabal Rootz dimana dia berperan sebagai Drummer sekaligus Gitaris ! Di Tahun 2015 Baim membuat album kolaborasi bersama Gugun and The Blues Shelter, yang penuh dengan sajian sajian lick blues.

Ketertarikan Baim dengan PRS guitars bukan tiba tiba, melainkan sudah sejak pertama kali diperkenalkan merk ini oleh ayah Baim , Imran di era 60an, yang adalah gitaris band arulan, diselina dan the steps

Semenjak tahun 2009, bersama The Dance Company, Baim tampak sudah kerap menggunakan PRS sebagai instrument andalan di panggung. Pertemuan Hiendguitar dengan Baim , semakin mengenalkan Baim dengan PRS Guitars, apalagi ketika bersama Pongki Barata, Baim terbang ke Namm di Los Angeles , USA, untuk menghadiri Namm 2019, dimana disana Baim bertemu dengan Paul Reed Smith ( founder/ guitar builder PRS ) beserta seluruh tim PRS dan tentunya John Mayer ( PRS Artist).

Seperti terekam dalam video Hiend TV, Baim adalah artist pertama di Asia yang memiliki gitar PRS Silver Sky , John Mayer Signature Series.

Selamat datang Baim di keluarga besar PRS Guitars. Maju terus musik Indonesia.

Album Baru Baim Terinspirasi Anaknya

Membuat sebuah karya bisa diambil dari sebuah inspirasi. Hal itulah yang dilakukan oleh penyanyi Baim. Saat mengeluarkan album terbarunya, suami Artika Sari Devi itu mengaku jika dirinya mendapat inspirasi dengan menamakan album terbarunya Wasowekete is a Waluwa.

“Hari ini launching album solo terbaru Wasowekete is a Waluwa. Ini album perdana pop, akhirnya nyanyi lagi, setelah 2009,” ucap Baim di peluncuran album Wasowekete is a Waluwa di Foodism Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (17/11/2017).

Nama album Wasowekete is a Waluwa sendiri diakui Baim datang dari putri keduanya, Zoe yang kerap mengeluarkan kata-kata aneh. Kerap mendengar sang putri menyebut Wasowekete is a Waluwa kemudian membuatnya memasukkan kata-kata tersebut untuk nama album termasuk single yang ia nyanyikan bersama putri pertamanya, Abbey.

“Kenapa judulnya ini, karena ini celotehan anak yang kedua (Zoe). Suatu saat ada cerita lebih dramatis, Zoe ngelihat hujan, terus pelangi, kata-kata sering dikeluarkan satu itu Wasowekete is a Waluwa,” jelas Baim.

Menurut suami dari Artika Saridevi ini, celotehan Zoe dianggap memiliki makna. Wasowekete is a Waluwa dikemudian hari diartikannya dengan Pelangi Usai Hujan.

“Dia sering ngomong kayak gitu. Saya baru tahu cerita dari istri saya. Zoe problem dengan pembicaraan (speech delay), tiap kata-kata yang keluar dari mulut dia berharga. Kata-kata yang paling sering diomongin 2015, Wasowekete is Waluwa, saya mau suatu saat kata tersebut jadi nama album saya dan akhirnya album ini saya beri nama itu,” terangnya.

WhatsApp Image 2017-11-20 at 16.19.35

8 Lagu

Di dalam album Wasowekete is a Waluwa, Baim menghadirkan 8 buah lagu di mana 5 di antaranya adalah lagu baru dan 2 lagu remake serta satu lagu dengan aransemen baru.

“Album ini single pertamanya adalah You Were There. Salah satu lagu recycle ciptaan Andrew Philip hits di era 90-an. Lalu ada lagu kolaborasi dengan Andre Harihandoyo (AHSP) judulnya Mending Jangan,” ucap Baim menambahkan.
Baim menuturkan, single Mending Jangan memang ditulisnya sendiri dan banyak idealisme dalam bermusiknya yang dituangkan dalam lagu tersebut. “Mending Jangan itu aransemennya aneh, country iya, tapi goyangannya bukan, mau seenaknya kolaborasi. Musik country boleh tapi country banget ya nggak juga,” kata Baim.

“Mending Jangan kan reffnya ‘Kata Mama Jadilah Lelaki Sempurna Jangan Kau Coba-Coba’. Sebagai Laki-Laki atau Wanita Jangan Main-main dalam Hubungan. Banyak kosakata beredar di lagu ini,” paparnya.

“Untuk lagu Pelangi Usai Hujan, yang nyanyi aku sama Abbey, ada suara Zoe juga. Tapi di sini fokusnya adalah ke solonya, jadi lagu ini adalah bonus dari album solonya,” tandas Baim.

WhatsApp Image 2017-11-20 at 16.19.36

 

Sumber: Liputan6.com